
Jalan & jembatan
Program 2026 mencakup pemeliharaan berkala jalan, pembangunan jalan, dan perencanaan pelebaran jembatan.
Lihat jalan & jembatan →Portal independen yang merangkum jalan, jembatan, parit, drainase, sanitasi, dan ruang Sungai Kapuas dari sumber pemerintah serta dokumentasi publik terverifikasi.
Kawasan Budi Karya memperlihatkan hubungan langsung antara genangan, kondisi jalan, trotoar, dan saluran pembuang pasang surut.

Program 2026 mencakup pemeliharaan berkala jalan, pembangunan jalan, dan perencanaan pelebaran jembatan.
Lihat jalan & jembatan →
Parit Tokaya dan Budi Karya menjadi contoh pentingnya normalisasi, sempadan, dan saluran pasang surut.
Lihat drainase & parit →
Sungai Kapuas, waterfront, air limbah, dan intrusi air laut berada dalam satu konteks pelayanan perkotaan.
Lihat Kapuas & sanitasi →Pada 7 Agustus 2026, Pemkot mempublikasikan penataan Parit Tokaya melalui pembersihan, normalisasi, evaluasi jembatan penghambat, dan penertiban sempadan.

Parit Tokaya disebut memiliki catchment area yang luas. Beberapa jembatan direncanakan dibongkar atau ditata agar aliran dan alat amfibi untuk pemeliharaan tidak terhambat.
Pontianak menghadapi genangan hujan, rob, dan intrusi air laut. Karena itu air bersih, drainase, air limbah, dan ruang tepian sungai perlu dipahami dalam satu sistem kota.
Renstra DPUPR 2025–2029 menempatkan optimalisasi drainase makro-mikro, sanitasi, air minum, jalan-jembatan, RTH, dan tata ruang sebagai arah kebijakan.
Baca konteks Kapuas & sanitasi →
Artikel internal diringkas dari publikasi resmi dan menjaga perbedaan antara penataan, rencana, serta paket pengadaan.
Direktori 50 portal informasi wilayah. Tautan memakai nofollow dan tidak menyatakan afiliasi pemerintah.